Jumat, 11 Maret 2011

Terdapat 62 titik rawan kecelakaan

Bagi para mahasiswa yang gemar menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan saat berangkat ke semarang diharapkan lebih berhati-hati, kerena jalan dari sepanjang purwokerto-semarang, ternyata mempunyai banyak tempat-tempat rawan kecelakaan. diantaranya di ruas Jalan Raya Gatot Subroto Purbalingga, Jalan Sudirman Sokaraja, Jalan Jenderal S Rustam Purbalingga, Jalan Raya Jatilawang, Jalan Raya Cilumeuh, ruas jalan Magelang-Temanggung, Magelang-Parakan, Temanggung-Wonosobo, Wonosobo-Banjarnegara, Purwonegoro-Banjarnegara. Selain itu jalan protokol perkotaan yang mempunyai potensi kecelakaan relatif tinggi adalah jalur perbatasan Wonosobo-Temanggung pada jalan Kertek-Kledung dan Wonosobo-Banjarnegara tepatnya di jalan Sawangan.
Berdasarkan survei Dinas Lalu Lintas Jalan (DLLAJ), di wilayah Pemprov Jateng terdapat 62 titik rawan baik itu rawan kecelakaan lalu lintas, tanah longsor, banjir maupun kemacetan. ''Jumlah daerah rawan itu turun 20 titik dibandingkan dengan tahun lalu yang 82 titik rawan,'' kata Kepala DLLAJ Jateng H Srihono SH, kemarin.

 Kabupaten Wonosobo menduduki urutan ke tiga se-Karisedenan Kedu terhadap tingginya korban kecelakaan di jalan raya. Tingginya angka kecelakaan ini kemungkinan disebabkan jalan sempit dengan lalu lintas sangat padat.
Kapolres Wonosobo AKBP Yaved Duma Parembang MSi mengemukakan daerah Kabupaten Wonosobo termasuk rawan kecelakaan sehingga membutuhkan perhatian serius dalam mengantisipasinya. Dijelaskannya, pada tahun 2010 Wonosobo merupakan urutan ke 14 se Jateng dalam hal kejadian kecelakaan di jalan raya.



Sumber:

1 komentar:

Asuransi Mobil mengatakan...

Asuransi Mobil

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCpenney Printable Coupons